RAMNews.id– Pemerintah Kota Jambi mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Health Cities Summit (HCS) ke-7 tahun 2026, Senin (13/4/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Ketua Forum Kota Jambi Sehat (FKJS). Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, Sekretaris Daerah Kota Jambi Drs. H. A. Ridwan, M.Si, Ketua Panitia HCS Dr. H. Jaelani, SH., MH, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Dr. dr. Elvi Roza, M.Kes, serta Kepala Bapperida Suhendri, SH., M.Si bersama jajaran OPD terkait.
Forum berskala nasional ini akan mengusung tema “Health City: Green, Smart, Resilient and Happiness”. Rapat persiapan digelar sebagai langkah awal memastikan kesiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan kota yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Ketua panitia, Dr Jailani, menyampaikan bahwa HCS merupakan agenda dua tahunan yang berperan penting dalam mendorong implementasi program Kabupaten/Kota Sehat di Indonesia.
“HCS diharapkan menjadi wadah berbagi praktik terbaik antar daerah yang dapat diterapkan untuk mendukung terwujudnya Indonesia Sehat,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program kota sehat sangat bergantung pada komitmen pimpinan daerah, dukungan lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, Kota Jambi telah menunjukkan capaian positif melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah dan berbagai pihak.
Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa persiapan HCS 2026 harus dilakukan secara optimal, mengingat Kota Jambi akan menjadi tuan rumah bagi perwakilan daerah dari seluruh Indonesia.
“Kita harus benar-benar siap, karena ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa Kota Jambi adalah kota yang maju sekaligus berbudaya di hadapan peserta dari seluruh Indonesia,” tegasnya.
Maulana mengungkapkan, kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 2.000 peserta dari 560 kabupaten/kota di Indonesia, serta perwakilan dari sejumlah negara.
Selain itu, sejumlah tokoh penting nasional juga direncanakan hadir, di antaranya Menteri Kesehatan, Menko Pangan, Menteri Dalam Negeri, serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Bahkan, pihaknya juga mengupayakan kehadiran Presiden atau Wakil Presiden RI.
“Karena lokus pembahasan juga terkait SPPG dan rantai pasok program MBG, maka kami berharap dukungan penuh semua pihak agar pelaksanaan berjalan sukses,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Pemkot Jambi akan menampilkan berbagai program unggulan sesuai tiga komponen utama, yakni green, smart, dan resilient.
Pada aspek green, Kota Jambi akan menonjolkan pengelolaan sampah dan limbah domestik, termasuk keberadaan IPAL komunal, TPA sanitary landfill, serta program Kampung Bahagia yang mengelola sampah dari rumah tangga hingga ke tempat pembuangan akhir.
Untuk komponen smart, Pemkot akan menampilkan layanan darurat 112 serta pemasangan CCTV di seluruh RT sebagai bagian dari program Kampung Bahagia, guna menciptakan sistem keamanan berbasis teknologi.(Chr)



































Discussion about this post