RAMNews.id,– Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi NasDem, Izhar Majid, mendesak Gubernur Jambi untuk segera mengevaluasi operasional angkutan batu bara yang melintasi jalan umum. Desakan ini mencuat setelah kemacetan parah semakin tidak terkendali dan melumpuhkan aktivitas mobilitas masyarakat.
Izhar Majid mengungkapkan pengalaman langsungnya saat menempuh perjalanan dari Kabupaten Merangin menuju Kota Jambi. Akibat pekatnya volume kendaraan angkutan batu bara di jalan raya, waktu tempuh perjalanan menjadi sangat tidak masuk akal.
“Batu bara ini sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Perjalanan ke Jambi sekarang bertambah 4 sampai 5 jam, totalnya bisa memakan waktu 9 hingga 10 jam. Artinya, kita minta Gubernur Jambi segera evaluasi masalah batu bara ini,” tegas Izhar di sidang paripurna.
Lebih lanjut, politisi Partai NasDem ini juga menagih janji Pemerintah Provinsi Jambi terkait penyelesaian jalur khusus angkutan batu bara. Menurutnya, Gubernur Jambi sudah berkali-kali menjanjikan jalan khusus tersebut, namun hingga kini realisasinya belum terlihat oleh masyarakat.
Merespons lambatnya penanganan polemik ini, Izhar menyatakan bahwa DPRD Provinsi Jambi berencana akan mengambil langkah tegas dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus).
“Rencana kami akan duduk bersama untuk membuat Pansus. Nanti rencananya ada dua Pansus, dan salah satunya kemungkinan adalah Pansus Batu Bara agar masalah ini bisa terus didorong,” ungkapnya.
Secara kelembagaan, Fraksi NasDem menyatakan sikap tegas untuk terus mendorong dan mendesak pemerintah agar kemelut angkutan batu bara ini diselesaikan secepat mungkin karena dampaknya sudah merugikan seluruh elemen masyarakat.(Chr)


































Discussion about this post