RAMNews.id, – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan harga terkendali. Hal itu ditunjukkan dengan turunnya langsung Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan, Senin (9/3/2026).
Sidak tersebut menyasar Pasar Talang Banjar serta gudang penyimpanan bahan pangan di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah. Dalam kegiatan itu, keduanya turut didampingi unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan Perum Bulog, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi stok bahan pokok di lapangan, sekaligus memantau pergerakan harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum hari besar keagamaan.
Usai melakukan pengecekan di lapangan, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa secara umum stok dan harga bahan pokok di Kota Jambi masih dalam kondisi stabil, terutama untuk komoditas beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta minyak goreng rakyat Minyak Kita.
“Alhamdulillah harga dan stok bahan pokok terkendali, masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Maulana.
Meski demikian, ia mengakui terdapat sedikit kenaikan pada harga beras premium di pasaran. Berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan tersebut berada di kisaran 11 persen.
Untuk membantu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan cadangan pangan kepada puluhan ribu keluarga di Kota Jambi.
“Melalui bantuan cadangan pangan pemerintah, setiap kepala keluarga akan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak untuk dua bulan. Kurang lebih ada 50.000 KK yang akan menerima bantuan ini,” jelasnya.
Selain beras dan minyak goreng, Maulana juga menyoroti ketersediaan gula yang menurut hasil pemantauan di lapangan mulai menunjukkan adanya keterbatasan stok. Hal itu menjadi perhatian pemerintah karena konsumsi gula biasanya meningkat menjelang Idul Fitri.
“Kami sudah mengecek ke Bulog, alhamdulillah stok masih tersedia. Namun ini akan menjadi perhatian Satgas Pangan untuk memastikan kebutuhan gula di Kota Jambi tetap terpenuhi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa saat ini ketersediaan gula di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga akan mendorong para produsen untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat tercukupi.
Dengan kondisi stok pangan yang masih relatif aman, Pemerintah Kota Jambi berharap masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap berbelanja secara bijak menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Langkah pengawasan yang dilakukan melalui sidak ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.(Chr/Adv)

































Discussion about this post